Mengapa AI Translation Masih Membutuhkan Sentuhan Manusia? Kenali PMTE!

Perkembangan teknologi AI membuat proses penerjemahan dapat dilakukan dengan semakin cepat. Teks dalam jumlah besar dapat diterjemahkan dalam waktu singkat menggunakan machine translation atau teknologi berbasis AI.

Namun, kemampuan menghasilkan terjemahan dengan cepat tidak selalu berarti hasilnya sudah siap digunakan.

Bahasa tidak hanya terdiri dari kata dan tata bahasa. Makna sebuah istilah dapat berubah berdasarkan konteks, bidang industri, jenis dokumen, hingga siapa yang akan membaca hasil terjemahan tersebut. Karena itu, hasil terjemahan mesin tetap perlu melalui pemeriksaan manusia sebelum digunakan untuk kebutuhan profesional. 

AI Dapat Menerjemahkan, tetapi Konteks Tetap Penting

Sistem AI translation bekerja dengan mengenali pola bahasa dan menghasilkan terjemahan berdasarkan data serta konteks yang tersedia. Dalam banyak situasi, hasilnya dapat membantu mempercepat proses penerjemahan awal. 

Namun, beberapa bagian tetap berisiko diterjemahkan kurang tepat.

Misalnya, istilah yang sama dapat memiliki arti berbeda dalam dokumen hukum, medis, keuangan, atau teknis. AI juga dapat menghasilkan kalimat yang secara tata bahasa benar, tetapi terasa kurang natural atau tidak sesuai dengan gaya komunikasi yang diinginkan.

Beberapa hal yang biasanya membutuhkan perhatian lebih antara lain:

  • Ketepatan istilah dan makna;
  • Konsistensi terminologi;
  • Struktur kalimat yang natural;
  • Nama, angka, dan informasi penting;
  • Gaya bahasa yang sesuai dengan audiens;
  • Konteks penggunaan dokumen.

Di sinilah pemeriksaan manusia atau human review tetap berperan dalam memastikan kualitas hasil terjemahan.

Di Mana PMTE Berperan?

Di sinilah PMTE (Post-Machine Translation Editing) berperan. Proses ini juga dikenal sebagai MTPE (Machine Translation Post-Editing). Beberapa orang juga menyebutnya PEMT (Post-Editing Machine Translation) atau bahkan hybrid/cyborg translation. Meskipun mesin dapat menerjemahkan kata-kata, mesin tidak selalu memahami makna di baliknya. 

Dalam proses ini, penerjemah tidak hanya mencari kesalahan ejaan atau tata bahasa. Hasil terjemahan juga dibandingkan dengan teks sumber untuk memastikan informasi, terminologi, makna, dan konteks tetap tersampaikan dengan benar.

Secara sederhana, alurnya dapat digambarkan sebagai:

Dokumen sumber → Machine Translation → PMTE/Post-Editing oleh penerjemah → Hasil akhir 

Dengan alur tersebut, teknologi membantu menghasilkan terjemahan awal, sementara penerjemah manusia melakukan penyuntingan pada bagian yang membutuhkan pemahaman bahasa, terminologi, dan konteks yang lebih mendalam.

Sentuhan Manusia Membantu Menjaga Kualitas Terjemahan

Salah satu keunggulan penerjemah manusia adalah kemampuan memahami konteks secara lebih luas.

Penerjemah dapat mempertimbangkan siapa pembacanya, tujuan dokumen, terminologi yang digunakan perusahaan, hingga gaya bahasa yang sesuai dengan bidang tertentu.

Sebagai contoh, sebuah istilah dalam laporan teknis mungkin memiliki terjemahan yang berbeda ketika digunakan dalam materi pemasaran. Secara literal keduanya dapat terlihat benar, tetapi pilihan istilah yang kurang tepat dapat mengubah pemahaman pembaca.

Dalam proses PMTE, penerjemah dapat memperbaiki bagian-bagian tersebut sehingga hasilnya tidak hanya benar secara bahasa, tetapi juga sesuai dengan konteks penggunaannya.

AI dan Manusia Bisa Bekerja dalam Satu Proses

Penggunaan AI dalam penerjemahan tidak selalu harus dilihat sebagai pengganti penerjemah manusia. Untuk kebutuhan tertentu, machine translation dapat digunakan untuk membantu proses awal, sementara penerjemah manusia melakukan pemeriksaan dan penyuntingan untuk memastikan hasil akhirnya memenuhi standar yang diperlukan. 

Karena setiap dokumen memiliki tingkat kompleksitas dan tujuan yang berbeda, penggunaan PMTE juga perlu disesuaikan dengan karakter proyek.

Hal terpenting bukan sekadar seberapa cepat sebuah teks dapat diterjemahkan, tetapi apakah hasil akhirnya akurat, konsisten, dan dapat digunakan sesuai dengan tujuannya.

Temukan Pendekatan Penerjemahan yang Sesuai Bersama Bahasa Global

Perkembangan AI membuka lebih banyak pilihan dalam proses penerjemahan. Namun, kualitas hasil tetap bergantung pada metode yang digunakan dan tingkat pemeriksaan yang dibutuhkan.

Bahasa Global menyediakan jasa penerjemahan untuk berbagai kebutuhan, dengan pendekatan yang disesuaikan berdasarkan pasangan bahasa, jenis dokumen, volume, terminologi, serta tujuan penggunaan. 

Ingin mengetahui apakah PMTE sesuai untuk kebutuhan penerjemahan Anda?

Kirimkan informasi mengenai jenis dokumen, pasangan bahasa, volume, tujuan penggunaan, dan deadline. #BahasaGlobalTeam dapat membantu meninjau kebutuhan proyek dan menentukan pendekatan yang sesuai.

Konsultasikan kebutuhan penerjemahan Anda sekarang!

📩 Email: info@bahasaglobal.com
🌐 Website: bahasaglobal.com