Fakta vs Mitos Profesi Penerjemah: Benarkah Cukup Menguasai Dua Bahasa?

Foto #BahasaGlobalteam

Rekan Anda lancar berbahasa Inggris. Aplikasi AI juga bisa menerjemahkan dokumen dalam hitungan detik. Apakah itu berarti kebutuhan penerjemahan sudah teratasi?

Untuk memahami isi teks secara umum, bantuan tersebut mungkin cukup. Namun, bagaimana jika dokumennya berupa kontrak, laporan penelitian, atau panduan teknis yang akan digunakan dalam pekerjaan?

Di sinilah kompetensi penerjemah dan proses pemeriksaan menjadi penting. Hasil yang mudah dibaca belum tentu menyampaikan seluruh informasi dengan tepat, 

Agar Anda dapat menentukan layanan yang sesuai, mari meninjau lima fakta dan mitos tentang profesi penerjemah berikut.

1. Lancar Dua Bahasa, Otomatis Bisa Menjadi Penerjemah?

Mitos: “Siapa pun yang menguasai dua bahasa dapat menghasilkan terjemahan profesional.”

Fakta: Menguasai dua bahasa merupakan modal awal. Penerjemah juga membutuhkan keterampilan menulis, pemahaman konteks, kemampuan riset, dan ketelitian.

Seseorang mungkin memahami percakapan dalam bahasa Inggris, tetapi belum tentu mampu menerjemahkan kontrak ke bahasa Indonesia dengan istilah yang tepat. Memahami informasi dan menyampaikan kembali informasi tersebut merupakan dua keterampilan yang berbeda.

Penerjemah profesional perlu memastikan makna tetap utuh, istilah digunakan secara konsisten, dan kalimat terasa wajar dalam bahasa sasaran. Ketika menemukan istilah khusus atau kalimat ambigu, penerjemah juga perlu menelusuri konteks dan sumber yang relevan.

Karena itu, saat memilih jasa penerjemah, pertimbangkan pengalaman menangani dokumen sejenis. Kelancaran berbicara saja belum cukup untuk menilai kemampuan menerjemahkan.

Baca Juga Terminology Management

2. Menerjemahkan Itu Tinggal Mengganti Kata?

Mitos: “Terjemahan yang akurat harus mengikuti setiap kata dalam teks sumber.”

Fakta: Ketepatan terjemahan bergantung pada makna yang disampaikan, bukan kemiripan susunan katanya.

Coba perhatikan ungkapan “Please bear with us.” Dalam situasi yang meminta seseorang menunggu, padanan “Mohon bersabar” lebih sesuai daripada terjemahan kata demi kata.

Tantangan serupa muncul dalam penerjemahan dokumen. Sebuah istilah dapat memiliki makna berbeda ketika digunakan dalam percakapan, kontrak, atau laporan keuangan. Penerjemah perlu memahami konteks sebelum menentukan padanannya.

Tujuan dokumen juga memengaruhi cara penyampaian. Instruksi pelatihan harus mudah diikuti, kontrak memerlukan ketepatan istilah, sedangkan materi komunikasi publik perlu menarik dan mudah dipahami.

Jadi, susunan kalimat terjemahan dapat berbeda dari teks sumber. Penyesuaian tersebut membantu menjaga makna, fungsi, dan tingkat formalitas dalam bahasa sasaran.

3. Hasil AI Sudah Lancar, Berarti Penerjemah Tidak Diperlukan?

Human translator tetap berperan penting dalam memastikan kualitas hasil machine translation.

Mitos: “AI dan machine translation dapat sepenuhnya menggantikan penerjemah.”

Fakta: Teknologi dapat mempercepat pekerjaan, tetapi hasilnya tetap perlu dinilai sesuai konteks dan tujuan penggunaan.

Kalimat yang rapi memang terlihat meyakinkan. Namun, pilihan istilahnya belum tentu tepat. Kata “charge”, misalnya, dapat merujuk pada biaya, tuduhan, atau pengisian daya. Padanan yang keliru bisa menghasilkan kalimat yang lancar, tetapi menyampaikan informasi berbeda.

Selain makna, pemeriksaan perlu mencakup angka, kelengkapan informasi, dan konsistensi terminologi. Penerjemah manusia atau human translator berperan dalam menilai aspek-aspek tersebut.

Salah satu pendekatannya adalah machine translation post-editing (MTPE), atau disebut juga PMTE (post-machine translation editing).  Dalam proses ini, penerjemah profesional memeriksa dan menyunting hasil terjemahan mesin, mulai dari ketepatan makna dan konsistensi istilah hingga kelengkapan informasi dan keterbacaan. Tujuannya agar hasil terjemahan memenuhi standar kualitas yang disepakati dan sesuai dengan kebutuhan dokumen.

Pemilihan pendekatan tersebut perlu mempertimbangkan jenis dokumen, kualitas hasil awal, dan risiko penggunaannya. Untuk dokumen rahasia, cara pemrosesan dan perlindungan data juga perlu dibahas sejak awal.

Sebelum menggunakan hasil terjemahan mesin, tanyakan: apakah teks ini hanya untuk memahami gambaran umum, atau akan dipublikasikan dan dijadikan dasar keputusan? Jawabannya membantu menentukan tingkat pemeriksaan yang diperlukan.

4. Semua Penerjemah Bisa Menangani Semua Dokumen?

Mitos: “Selama pasangan bahasanya sesuai, setiap penerjemah dapat menangani bidang apa pun.”

Fakta: Pengalaman dan pemahaman bidang turut menentukan kesesuaian penerjemah dengan dokumen Anda.

Penerjemah yang terbiasa menangani materi pemasaran belum tentu memiliki pengalaman yang sama dalam menerjemahkan dokumen medis. Begitu pula penerjemah dokumen hukum ketika menghadapi panduan teknis.

Setiap bidang memiliki tantangannya sendiri. Kontrak memerlukan konsistensi istilah dan pemahaman hubungan antarpasal. Dokumen medis memuat istilah klinis, sedangkan panduan teknis dapat berisi spesifikasi dan prosedur yang harus dipahami dengan tepat.

Arah penerjemahan juga perlu diperhatikan. Kemampuan menerjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia tidak otomatis menunjukkan kemampuan yang sama untuk arah sebaliknya.

Untuk proyek yang melibatkan beberapa penerjemah, pengelolaan pekerjaan ikut berpengaruh. Glosarium, acuan gaya, dan pemeriksaan akhir membantu menjaga konsistensi seluruh bagian.

Sebelum memilih layanan, Anda dapat menanyakan:

  • Apakah tim memiliki pengalaman dengan bidang dokumen Anda?
  • Bagaimana proses penyuntingan dan pemeriksaan kualitas dilakukan?
  • Bagaimana konsistensi istilah dijaga jika proyek melibatkan beberapa penerjemah?
  • Apakah kapasitas pengerjaannya sesuai dengan tenggat Anda?

5. Semua Dokumen Resmi Harus Diterjemahkan secara Tersumpah?

Mitos: “Jika dokumennya resmi, terjemahannya pasti harus dibuat oleh penerjemah tersumpah.”

Fakta: Kebutuhan penerjemahan tersumpah mengikuti tujuan penggunaan dan persyaratan lembaga penerima.

Dokumen perusahaan untuk referensi internal, misalnya, mungkin cukup diterjemahkan secara umum. Ketika dokumen yang sama diajukan untuk keperluan hukum atau administrasi tertentu, persyaratannya dapat berbeda.

Status penerjemah tersumpah juga tidak otomatis mencakup semua bahasa. Pasangan bahasa dan arah penerjemahan yang dibutuhkan perlu dicocokkan dengan lingkup pengangkatannya.

Selain itu, terjemahan tersumpah tidak otomatis memenuhi seluruh persyaratan pengajuan. Lembaga penerima mungkin menetapkan kebutuhan legalisasi, apostille, atau kelengkapan administratif lainnya.

Langkah paling praktis adalah mengonfirmasi ketentuan sebelum penerjemahan dimulai. Tanyakan bahasa sasaran, kebutuhan penerjemahan tersumpah, format penyerahan, dan dokumen pendukung yang diperlukan. Dengan begitu, risiko pengerjaan ulang dapat dikurangi.

Tentukan Kebutuhan Dokumen Anda bersama Bahasa Global

#BahasaGlobalTeam siap membantu kebutuhan penerjemahan dokumen Anda.

Setelah memahami fakta dan mitos tentang profesi penerjemah, Anda dapat menilai layanan berdasarkan kebutuhan dokumen. Mulailah dengan menyampaikan pasangan bahasa, bidang, tujuan penggunaan, volume, format, dan tenggat waktu.

Informasi tersebut membantu penyedia jasa penerjemah menentukan pendekatan yang sesuai, baik penerjemahan umum, penerjemahan tersumpah, MTPE, maupun pemeriksaan tambahan.

Bahasa Global telah mendukung ratusan klien Indonesia dan internasional sejak memulai perjalanannya pada 2007. Sejak pertengahan 2020 hingga Maret 2026, #BahasaGlobalTeam telah menerjemahkan lebih dari 16,7 juta kata ke berbagai bahasa, mencakup beragam bidang dan kebutuhan dokumen.

Butuh Layanan Penerjemahan Profesional?

Pastikan dokumen Anda ditangani dengan tepat oleh tenaga profesional yang memahami bahasa, konteks, dan terminologi. Jelajahi layanan penerjemahan dokumen, proofreading, dan editing di Bahasa Global untuk mengetahui solusi yang sesuai dengan kebutuhan Anda. 

#BahasaGlobalTeam siap membantu menentukan layanan yang tepat agar kualitas terjemahan tetap akurat, konsisten, dan mudah dipahami.

Konsultasikan kebutuhan Anda sekarang!

📩 Email: info@bahasaglobal.com
🌐 Website: bahasaglobal.com